Teknologi, Tutorial, Pengetahuan, Pendidikan

 
Tampilkan postingan dengan label Biologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biologi. Tampilkan semua postingan

Makalah Biologi Tentang Kastrasi dan Hibridisasi


I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Persilangan merupakan salah satu teknik untuk memperbanyak variasi/keragaman genetik dari suatu populasi tanaman.keragaman genetic tentu sangat penting sebagai salah satu upaya untuk mempermudah seleksi yang akan dilakukan oleh para pemulia tanaman. ketika persilangan dilakukan maka terjadi segregasi pada gamet tetua jantan dan betina. tanaman menyerbuk sendiri (autogami) yang memiliki bunga sempurna (hermaprhodit/banci) karena putik dan benangsari terletak dalam satu bunga.
Dalam dunia pertanian dan dalam sub ilmu pemuliaan tanaman khususnya ada yang di namakan dengan kastrasi dan hibridisasi tanaman, Kastrasi dan hibridisasi adalah teknik yang digunakan oleh para pemulia ( orang yang berusaha untuk memperbanyak tanaman dalam lingkup pemuliaan tanaman ) untuk meningkatkan produktifitas dari tanaman yang dimuliakan, kastrasi ini adalah proses untuk menghilangkan kelamin jantan dari suatu bunga, untung saja hanya bunga, tidak terbayangkan kalau hal ini  terjadi pada manusia.Yang mempunyai tujuan untuk memperoleh organisme dengan sifat-sifat yang diinginkan dan dapat berfariasi jenisnya. Pada peristiwa hibridisasi akan memperoleh kombinasi genetikyang diperoleh melalui persilangan dua atau lebih tetua yang berbeda genotipnya. Emaskulasi atau sering disebut kastrasi merupakan pengambilan tepung sari pada kelamin jantan agar tidak terjadi penyerbukan sendiri.
Dalam proses pengam,bilan tepung sari tersebut dilakukan pada saat sebelum kepala putik masak agar lebih menjaga dan memperkecil kemungkinan terjadinya penyerbukan. Banyak kita jumpai percobaan persilangan dalam kajian ilmu genétika menghasilkan keturunan yang tidak sesuai dengan Hukum Mendel. Pemuliaan tanaman yang dikembangbiakan secara vegetatif dapat ditempuh melalui hibridisasi. Oleh karena kita perlu membuat variasi, maka dilakukan . Dengan jalan ini akan diperoleh sumber variabilitas atau klon-klon baru yang sangat luas variabilitasnya dan menjadi sumber penyeleksian klon baru. Berbeda dengan tanaman yang menyerbuk sendiri, dalam tanaman yang diperbanyak dengan jalan aseksual karena sifatnya heterozigot maka segregasi terjadi pada F1.Untuk itu, praktikum ini dilakukan agar mengetahui tentang kastrasi dan hibridisasi.

1.2 Tujuan
1. Kastrasi untuk mencegah terjadinya penyerbukan sendiri (self fertilization)
2. Hibridisasi untuk mengawinkan dua jenis tanaman yang mempunyai sifat-sifat berbeda dan hendak menyatukan dalan satu tanaman.


II. TINJAUAN PUSTAKA
Setiap individu memiliki variasi dalam sifat-sifatkecepatan pertumbuhanpembungaan dan kemampuan reproduksiresistensi kualitas dan bentuk batang, dllDalam perkawinan silang antara induk jantan dan induk betina, akan terjadi penggabungan sifat antara keduanya.Penelitian reproduksi biologi tanaman hutan saat ini telah mencapai tingkatan di mana penyerbukan terkendali dan seleksi sifat-sifat unggul dapat diaplikasikan untuk meningkatkan kualitas spesies.Perkembangan teknik persilangan yang efektif, karena itu sangat ditentukan oleh pengetahuan mengenai sistem breeding dari spesies dimaksud. Penyerbukan silang buatan dimaksudkan untuk menggabungkan sifat-sifat baik yang dimiliki oleh induk jantan dan induk betina, dengan harapan akan diperoleh keturunan yang memiliki gabungan dari sifat-sifat baik tersebut.Alasan lain dilakukannya penyerbukan silang buatan : Tanaman berkelamin satu (unisexualis) atau berumah dua (dioecious)Tanaman bersifat dikogami atau herkogamiSerbuk sari sterilSelfing terus menerus akan mengakibatkan degenerasiAdanya mekanisme self incompatible.


Teknik Penyerbukan Silang Buatan

1. Persiapan – Pengamatan bunga : pembungaan, benang sari, putik. Mengumpulkan informasi mengenai : asal usul dan sifat tanaman, waktu penyerbukan yang baik Pemilihan induk jantan dan betinaPemilihan bunga-bunga yang akan disilangkan.
2. Isolasi kuncup terpilih
3. Kastrasi/emaskulasi
Membuang semua benang sari dari sebuah kuncup bunga yang akan dijadikan induk betina dalam penyerbukan silang
Dimaksudkan untuk menghindarkan penyerbukan sendiriDilakukan sebelum bunga mekar (putik dan benang sari belum masak)
4. Pengumpulan dan penyimpanan serbuk sari.Hal-hal yang harus diperhatikan :Serbuk sari tidak dapat disimpan terlalu lama pada kelembaban relatif tinggi, Makin tua umur serbuk sari, makin rendah kemampuan kecambahnya untuk membentuk tabung serbuk sari, Serbuk sari membutuhkan penyimpanan dengan kelembaban rendah (10-50%) dan suhu rendah (2-8ºC). Biasanya serbuk sari disimpan dalam desiccator yang diisi CaCl2 atau H2SO4 dengan konsentrasi tertentu.
5. Melakukan penyerbukan silang. Pada bunga hermafrodit, kastrasi harus dilakukan.Pada tanaman yang hanya menghasilkan bunga betina (femineus), putik dapat langsung diserbuki (tanpa kastrasi terlebih dahulu) saat bunga mekar.Waktu terbaik untuk melakukan penyerbukan adalah pada saat tanaman berbunga lebat.Suhu yang baik untuk melakukan penyerbukan adalah 20-25 ºC.Hindarkan kompetisi nutrisi antar putik yang diserbuki (Dalam satu cabang, sebaiknya jumlah putik yang diserbuki tidak terlalu banyak).Kepala putik harus sudah mencapai masa reseptif, dan serbuk sari sudah benar-benar masak.Materi Penyerbukan dan Pembuahan pada Bunga ini merupakan materi yang patut diperhatikan dan dipelajari dikarenakan tanpa penyerbukan dan pembuahan tidak akan ada regenerasi dari suatu makhluk hidup (Zulfikar, 2009).
Dari hasil pengamatan, polen (tepung sari) dari bunga jantan biasanya mulai ”terlepas” dan siap untuk digunakan sekitar pukul 9 hingga pukul 11. Bila terlalu pagi, polen masih menempel pada kepala sari dan akan sulit untuk melakukan polinasi. Sementara itu kepala putik juga mulai siap untuk diserbuki sejak pukul 8 pagi hingga siang hari.Kepala putik yang belum diserbuki dapat bertahan hingga 2 –3 hari sebelum akhirnya mulai layu dan kering (Hartati dan Sudarmio, 2007).
Kastrasi memberikan beberapa keuntungan antaralain. Merangsang pertumbuhan vegetative dan menghemat penggunaan pertumbuhan vegetative dan menghemat musim kering panjang, tanaman menjadi bersih sehingga terhindar dari serangan hama,kastrasi yang diikuti dengan penyerbukan bantuan (assisted pollination) pada panen pertama akan menghasilkan tandan yang sempurna dan lebih berat sekaligus meingkatkan kapasitas panen (Sunarko, 2007).Kastrasi adalah proses membuka mahkota bunga dan membuang serbuk sarinya sebelum terjadi penyerbukan sendiri. Kastrasi dilakukan sehari sebelum penyerbukan Malai yang baik untuk disilangkan adalah yang berumur 15 hari setelah inisiasi pembungaan atau sudah ada bunga yang mekar antara 5-10 bunga.Kastrasi dilakukan dua tahap.Tahap pertama yaitu pembuangan bunga mekar. Pada tetua betina dipilih malai bunga yang tumbuh normal, sehat, dan tidak terkena hama penyakit. Sepertiga malai sekunder mulai dari pangkal malai primer dibuang atau dipotong karena bagian ini lebih didominasi oleh bunga jantan (Ihsan dan Sukarmin, 2008).
Dengan breeding (hibridisasi) diharapkan bisa terbentuk suatu jenis tanaman yang mempunyai kromosom yang poluploid, yakni susunan kromosom tanaman yang mempunyai sifat ganda dan lebih dari susunan kromosomnya asalnya. Hal ini dapat menciptakan suatu jenis seraatau spesies baru yang dapat meningkatkan produksi, tahan terhadap serangan hama dan penyakit, umur pendek, dan sebagainya. Orang yang pertama kali mengetahui adanya kenaikan daya hasil generasi dari persilangan galur-galur pada jagung adalah Shull pada tahun 1909 dan cara – cara yang disarankan masih tetap dipakai hingga sekarang (Warisno, 1998). Tepung sari dikumpulkan dengan dua cara, yaitu: mengambil kotak sari yang belum pecah dengan pinset, dikumpulkna pada suatu tempat (petridish), kemudian digerus sampai halus dan diberi air steril. Setelah itu, tepung sari siap digunakan untuk persilangan dengan cara mengoleskan gerusan tersebut ke bungan betina yang sudah dipilih dan masih reseptif. Kedua, tepung sari ditampung dalam botol kecil berdiameter 1,50 cm dan panjang 6 cm. Botol digantungkan atau dikaitkan pada tangaki batang atau tangkai tandan dengan menggunakan perekat, kemudian bagian ujung botol ditutup dengan alumunium foil. Keesokan harinya botol tersebut dikumpulkan. Sebelum dikumpulkan, botol-botol tersebut diketuk-ketuk dengan jari telunjuk agar tepung sari berjatuhan ke dalam botol. Tepung sari yang sudah tertampung siap digunakan sebagai bahan untuk persilangan dengan menambahkan air+2ml. Kemudian diaduk dengan kuas dan dioleskan ke tandan bunga betina yang sudah dipilih (Lukman, 2002).

III. METODOLOGI
3.1Tempat dan Waktu
Praktikum dilaksanakan pada hari rabu pukul 13.30 WIB, bertempat di laboratorium Teknologi benih, Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jember.
3.2 Alat dan Bahan
3.2.1 Tanaman Penyerbuk Silang
3.2.1.1  Alat
1. Alat tulis
2. Kertas HVS
3.2.1.2 Bahan
1. Varietas jagung dengan karakter yang bias dibedakan secara jelas (hanya morfologinya saja)
2. Ear tube
3. Pollen bag
4. Kartu identitas
a. nama penyilang
b. jenis tanaman yang disilangkan (jantan/betina)
c. tanggal persilangan
5. Penanda
3.2.2 Tanaman Penyerbukan Sendiri
3.2.2.1 Alat
1. Pembesar (Lup)
2. Pinset berujung runcing
3.2.2 Bahan
1. 2 varietas padi yang dapat dibedakan
2. Penanda / identitas / etiket :
a. Nama penyilang
b. Jenis tanaman yang disilangkan
c. Tanggal persilangan.
3.3 Cara kerja
3.3.1 Tanaman Penyerbukan Silang
1. Menutup tongkol yang baru muncul dengan ear tube, ditunggu sampai siap diserbuki ( jika rambut jagung sudah muncul 2 cm).
2. Menutup bunga jantan (malai) dengan pollen bag pada jam 08.00 – 09.00 (sudah hilang embunnya). Memotong tangkai malai pada jam 14.00-15.00, dan digoyang –goyangkan sehingga serbuk sari terkumpul, siap diserbuki kebunga betina yang sudah matang.
3. Tonggkol yang sudah diserbuki diberi penanda dan ditutup dengan pollen bag.
4. Hasil kastrasi dan hibridasi (persilangan buatan) ini diamati setelah terbentuknya biji.
3.3.2 Tanaman Penyerbukan Sendiri
1. Ditanam 2 varietas padi yang memiliki perbedaan yang cukup mencolok (warna bunga).
2. Menunggu sampai tanaman berbunga. Jika ada perbedaan waktu bunga, diusahakan penjadwalan tanam yang sesuai sehingga kemunculan bung dapat serempak.
3. Cara pengebirian bunga :
a. Memilih bunga yang masih kuncup, dipegang antara telunjuk dan ibu jari tangan.
b. Membuang daun kelopakbunga tadi dengan pinsetsehingga terlihat mahkota bunga yang membungkus bakal buah.
c. Mencabut mahkota bunga menggunakan pinset.
d. Kepala sari dibuang sampai bersih dengan menggunakan pinset, sehingga hanya tinggal kepala putik.
4. Cara menyilangkan :
a. Dari tanaman induk jantan diambil yang telah mekar dan masih segar.
b. Mahkota bunga yang menyelubungi alat jantan dibuka dengan pinset, kemudian bunga jantan diambil.
1. Pada waktu bunga masih kuncup, kepala sari lebih rendah daripada putik.
2. Bunga hampir mekar, kepala sari sama tinggi dan menempel pada kepala putik.
c. Mengoleskan tepung sari tersebut pada kepala putik yang telah dikebiri.
5. Bunga yang telah disilangkan diberi etiket, agar kelak polong dapat dikenali dengan mudah.
6. Melakukan penyilangan ini pada pagi hari sebelum matahari terbit (± pukul 05.00).

BAB 4. HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil Pengamatan
4.2 Pembahasan
Saat yang paling baik untuk melakukan persilangan buatan atau hibridisasi adalah saat bunga telah mekar ½ sampai ¾ bagian dan kepala putik berwarna putih. Pada saat itu, bungan jantan (benang sari) pada tandan tersebut belum masak atau pecah. Hal ini juga dipengarui oleh morfologi dari masing-masing bungan yang akan disilangkan. Keberhasilan persilangan ini karena dipengaruhi oleh dua factor yaitu; suhu dan cahaya. Pada suhu udara yang dingin, suaca gelap atau musim hujan, saat berbungan akan terhambat. Suhu yang panas, cuaca cerah, dan musim kemarau akan mempercepat pembungaan. Hal ini yang menyebabkan atau alas an mengapa hibridisasi dilakukan pada siang hari. Suhu dan cahaya ketika siang hari terletak pada puncaknya. Cahaya matahari tepat berada di atas atau kedudukannya hamper vertical sebesar 180o sehingga suhu permukaan bumi juga akan naik. Dengan demikian akan mempengaruhi kemasakan dari bunga yang akan disilangkan. Jika hibridisasi dilakukan pada pagi hari atau siang hari kemungkinan bunga yang disilangkan belum mengalami masak penuh, sehingga proses persilangan tidak akan berhasil. Peningkatan suhu dan kelembapan akan membuat percepatan pemasakan tepung sari. Hal tersebut yang menyebabkan perbedaan perlakuakn kastrasi dan penyilangan tanaman.
Pada saat praktikum yang telah dilaksanakan, perlakuan dilakukan kemampuan yang dilakukan pada bunga tanaman yang berasal dari jenis tanaman monokotil dan dikotil seperti jagung, cabe tembakau dan juga tomat. Pada bunga tanaman jagung, bunga ini menyerbuk secara silang karena posisi panjang benang sari yang berjauhan dengan putiknya. Oleh karena itu penyerbukan kemungkinan terjadi pada bunga tetangga karena angin. Unga tersebut memiliki tempat benang sari dan putik yang berbeda. Warna biji berwarna putih kuning. ongkol yang terdapat di ketiak daun pokok matang mengandungi biji benih jagung. Biji atau kernel mengandungi tiga bahagian iaitu perikarpa, endosperma dan embrio. Pembungaannya umumnya dibantu oleh angin. Dalam segi biologi bunga tanaman jagung memiliki karakteristik yang khas, tanaman jagung memiliki struktur bunga yang berbeda, bunga jantan umumnya masak terlebih dahulu dengan beberapa kumpulan kantong-kantong benang sari yang menutupinya. Benang sari tersebut memiliki tiga kantong yang dapat menyimpan benang sari. Bunga pada tumbuhan biasanya digunakan untuk alat perkembangbiakkan pada tumbuhan,demikian juga dengan jagung , jagung memilikki dua jenis bunga (jantan dan betina) yang terpisah (diklin) dalam satu tanaman (monoecious).
Bunga betinanya merupakan bunga majemuk tidak terbatas (inflorescentia racemosa) dan bunganya melekat langsung pada ibu tangkainya.Bentuknya berupa tongkol (spadix),seperti bulir,tetapi ibu tangkainya besar,tebal dan sering kali berdaging.Biasanya tongkolnya terbungkus oleh semacam pelepah dengan rambut.Tongkol tumbuh dari buku,diantara batang dan pelepah daun.Rambut ini sebenarnya adalah putik bunga jagung yang memanjang menyerupai rambut. Pada umumnya, satu tanaman hanya dapat menghasilkan satu tongkol produktif meskipun memiliki sejumlah bunga betina. Beberapa varietas unggul dapat menghasilkan lebih dari satu tongkol produktif, dan disebut sebagai varietas prolifik
Bunga jantannya juga merupakan bunga majemuk tidak berbatas  (inflorescentia racemosa) dan bunganya tidak melekat langsung pada ibu tangakainya.Bentuk bunganya berupa bulir majemuk dan berbentuk seperti karangan bunga (inflorescence).Serbuk sari berwarna kuning dan berbau khas. Bunga jantan jagung cenderung siap untuk penyerbukan 2-5 hari lebih dini daripada bunga betinanya (protandri). Tanaman jagung memilikki cara penyerbukkan anemofili, penyerbukkan dengan perantara angin. Hal ini sesuai dengan bentuk bunga dari jagung itu sendiri.
Pada tanaman monokotil lainnya seperti cabe, memiliki ciri-ciri morfologi buah berwarna merah, buah tomat memiliki kandungan beta karoten (baik untuk kecantikan kulit), vitamin C, dan mineral serta kalium. Bunga tomat merupakan bunga sempurna karena benang sari atau tepung sari dan kepala putik atau kepala benang sari terbentuk pada bunga yang sama. Bentuk buah tomat bervariasi, tergantung varietasnya ada yang berbentuk bulat, agak bulat, agak lonjong dan bulat telur (oval). Ukuran buahnya juga bervariasi, yang paling kecil memiliki berat 8 gram dan yang besar memiliki berat 180 gram. Buah yang masih muda berwama hijau muda, bila telah matang menjadi merah.
Bunga tomat bentuknya sangat kecil, hal ini tampak pada kelopak bunga tersebut, mampu melebar pada saat telah terjadi penyilangan. Hal ini juga memperlihatkan bahwa bunga tersebut mampu untuk menggembung. Dan berubah berwarna merah pada akhir pembentukan buah. tanaman ini merupakan tanaman berbunga lengkap,benang sari nya berwarna kuning dan putiknya berwarna hijau.
Cabai merupakan tanaman yang memiliki bunga tunggal (soliter) yang berbentuk bintang. Bunga tumbuh menunduk pada ketiak daun. Dan penyerbukan terjadi dengan penyerbukan sendiri. Putik dan benang sari terkumpul menjadi satu bunga. Perlakuan penyerbukan dengan bunga lain kemungkinan memiliki keberhasilan sebesar 56%. Bunga cabai merupakan bunga yang nantinya akan tumbuh menjadi buah tanaman tersebut. Bunga cabai tidak memiliki mahkota bunga saat buah terbentuk, mahkota buah telah luruh. Benang sari berwarna hijau dengan jumlah 5 buah dan putiknya berwarna putih , dan hanya terdapat 1 putik saja dalam 1 bunga.
Pada tanaman tembakau. benang sari yang terdapat pada bunga dan berwarna putih bergaris merah dengan jumlah empat buah, sedangkan putiknya berjumlah hanya satu dan berwarna hijau. Tanaman allogame merupakan tanaman yang dapat melakukan penyerbukan sendiri. Proporsi gen dan genotip mesti lebih dahulu diketahui sebelum melaksanakan seleksi terhadap suatu populasi. Secara umum proporsi atau frekuensi gen yang diinginkan relatif kecil dan biasanya dinyatakan dengan simbol p, sedangkan frekuensi gen yang tidak diinginkan disimbolkan dengan q. Frekuensi gen ini biasanya dinyatakan dalam bentuk desimal dan jumlahnya sama dengan satu. Frekuensi gen dapat ditentukan dari frekuensi genotip yang terbentuk hasil kawin silang secara acak (random mating) tanaman-tanaman yang mengandung gen tersebut . Pada dasarnya tanaman penyerbuk silang adalah heterozigot dan heterogenus. Satu individu dan individu lainnya genetis berbeda. Karena keragaman genetis yang umumnya cukup besar dibanding dengan tanaman penyerbuk sendiri dalam menentukan kriteria seleksi diutamakan pada sifat ekonomis yang terpenting dulu, tanpa dicampur aduk dengan sifat-sifat lain. Contoh tanaman yang melakukan penyerbukan silang antaralain, Salak (Salacca zalacca), pepaya (Carica papaya), jagung (Zea mays ssp. Mays), nanas (Ananas comosus), dan Kedondong (Spondias dulcis Forst.)
Penyerbukan sendiri (autogami), terjadi apabila serbuk sari yang jatuh ke kepala putik berasal dari benang sari bunga itu sendiri dengan kata lain, penyerbukan yang terjadi antara tepung sari dari bunga pada satu tanaman dan putik dari tanaman yang sama. Contoh tanaman yang melakukan penyerbukan sendiri antaralain, alpukat (Persea Americana), padi (Oryza sativa), rambutan (Nephelium lappaceum), mangga (Mangifera indica), dan kedelai (Glycine max).

BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Dari pembahasan di atas, dapat diambil beberapa kesimpulan antaralain.
  1. Tanaman allogame dan autogame memiliki karakteristik yang berbeda.
  2. Pelaksanaan dalam melakukan kastrasi dan hibridisasi dipengaruhi oleh suhu dan cahaya serta waktu kemasakan dari benang sari bunga tersebut.
  3. Struktur dan biologi bunga yang digolongkan melakukan penyerbukan sendiri maupun penyerbukan silang memiliki komponen berbeda.
5.2 Saran
Sebaiknnya selama pelaksanaan praktikum sebaiknya menggunakan simulasi penyilangan menggunakan media elektronik agar mahasiwa dapat lebih memahami.

DAFTAR PUSTAKA
Hartati, sri dan sudarmo, hadi. 2007.  Melakukan Persilangan pada Tanaman Jarak Pagar.Info teknologi jarak pagar, 2 (10): 37-40.
Ihsan, farihul dan sukarmin. 2008. Teknik persilangan mangga (mangifera indica) untuk perakitan varietas unggul baru. Buletin Teknik Pertanian, 13 (1): 33-36.
Lukman, wawan. 2002. Teknik kastrasi pada persilangan buatan tanaman lada secara konvensional. Buletin teknik pertanian, 7 (2) : 62-64.
Sunarko. 2007. Petunjuk Praktis Budi Daya Dan Pengolahan Kelapa Sawit, Agromedia Pustaka. Jakarta.
Warisno.1998. Jagung Hibrida. Kanisius.Yogyakarta.

Contoh Hewan Hasil Perkawinan Silang/Pembastaran

PERKAWINAN SILANG (PEMBASTARAN). Perkembangan Teknologi memang sekarang ini cukup membuat terkagum-kagum. Tidak hanya pada Dunia Komputer, Dunia Alam juga bisa dikembangkan menjadi sesuatu yang luar biasa. Rekayasa Genetika, itulah nama salah satu perkembangan Bio Teknologi yang cukup mengagumkan. Ini merupakan sebuah Pembastaran yang dilakukan antar golongan hewan sehingga menghasilkan Spesies baru yang belum ada dibumi. Berikut ini saya akan tunjukkan beberapa gambar hewan hasil rekayasa Perkawinan Silang. Ini bukan hasil rekayasa komputer. Binatang campuran di bawah ini hidup nyata dan hidup sama normal seperti binatang sehat di benua manapun. Berikut 5 binatang hibrid di dunia:

1. Hybrid Pheasant

Unggas campuran menakjubkan ini berasal dari silang pegar emas laki-laki dan ayam hutan Amherst perempuan. Anda dapat lihat hasilnya. Burung ini menjadi unggas paling berbeda sepanjang waktu.



2. Beefalo

Ini adalah hasil kombinasi antara kerbau dan sapi. Namanya Beefalo. Hewan ini menghasilkan daging rendah lemak dan kolesterol lebih rendah dari konsumen daging sapi biasa.Mereka yang memakan daging ini mengatakan bahwa daging beefalo memiliki rasa yang lebih baik, lebih ringan, dan manis.



3. Cama

Ketika benih unta dan llama dicampurkan, hasilnya adalah Cama. Hewan ini lahir pada tahun 1995. Cama adalah unta berpundak dan mereka memiliki mantel berbulu seperti seekor llama. Meskipun mereka tidak sebesar unta, cama memiliki kemampuan yang sama untuk bertahan hidup.



4. Leopon

Leopon berasal dari campuran macan tutul jantan dan singa betina. Kepalanya sama seperti kepala singa normal dan tubuh seperti macan tutul. Hewan ini menunjukkan diri untuk pertama kalinya pada tahun 1910 di Kolhapur, India.



5. Zebroid

Zebroid juga disebut keledai atau zebra zebrule. Adalah hasil perkawinan Zebra dan Equine. Hewan ini telah ada sejak abad ke-19 dan gagasan hibrida ini terinspirasi oleh sebuah spesies langka dari hinny zebra/donkra yang telah punah sejak tahun 1800-an.
 

Demikian  Contoh Hewan Hasil Perkawinan Silang ( Pembastaran ), Semoga bisa menambah wawasan anda.

Obat Sakit Maag dan Nyeri Lambung Alami

Obat Sakit Maag
Obat Sakit Maag dan Obat Nyeri Lambung Tradisional Herbal Alami. Penyebab sakit Maag atau nyeri lambung (Gratitis) adalah peradangan yang terjadipada selaput lendir lambung yang dapat bersifat akut atau kronis. Gejala sakit maag yang timbul bisa berupa nyeri ulu hati, rasa perih di lambung atas, mual dan muntah-muntah.

Jika anda terserang sakit maag atau nyeri lambung, tidak perlu khawatir. Karena banyak sekali tanaman obat tradisional di sekitar kita yang bisa digunakan sebagai obat sakit maag.

Berikut ini beberapa resep obat tradisional untuk sakit maag dan nyeri lambung.

A. Obat Sakit Maag

1. Daun Alpukat kering

- Bahan: Daun alpukat kering secukupnya, gula secukupnya dan segelas air panas.
- Cara pengobatan: Daun alpukat kering dirajang kecil-kecil. Kemudian ambil satu sendok teh rajangan daun alpukat tersebut danseduh dengan segelas air panas. Tambahkan gula secukupnya, aduk rata. Minum ramuan ini selagi hangat.

2. Akar Bunga Matahari

- Bahan: 30 gram akar bunga matahari, 10 gram adas, 10 gram biji ketumbar, 5 butir kapulaga, dan 500cc air.
- Cara pengobatan: Rebus semua bahan dalam 500cc air hingga tersisa 200cc saja. Kemudian minum airnya sekaligus selagi hangat. Lakukan pengobatan ini sekali sehari.

B. Obat Nyeri Lambung

- Bahan: 30-60 gram akar daruju kering dan 3 gelas air.
- Cara pengobatan: Rebus akar daruju kering dalam 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Biarkan dingin, lalu minum airnya sekaligus.

C. Obat Maag Kronis

- Bahan: 15 gram tanaman jombang segar, 1 sendok makan arak beras, dan 3 gelas air.
- Cara pengobatan: Tanaman jombang dicuci bersih, kemudian direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa satu gelas. Tambahkan satu sendok makan arak beras. Ramuan ini diminum 3 kali sehari masing-masing 1/3 gelas.

Tanaman DarujuTanaman Jombang 
 Demikianlah Arikel kesehatan untuk kali ini, tunggu artikel kesehatan menarik lainnya di kesempatan yang berbeda

Sindrom Edwards

Sindrom Edwards pertama kali dideskripsikan oleh John Hilton Edwards pada tahun 1960. Sindrom yang biasa disebut trisomi 18 ini merupakan suatu kelainan kromosom yang disebabkan adanya penambahan satu kromosom pada pasangan kromosom autosomal nomor 18. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Pada umumnya, manusia normal memiliki 46 kromosom, 22 pasang kromosom somatik (autosom dengan simbol 22AA) dan 1 pasang kromosom kelamin (gonosom dengan simbol XX untuk perempuan dan XY untuk laki-laki). Namun, pada beberapa kasus, terdapat variasi jumlah kromosom yang disebabkan oleh beberapa hal. Hal itu yang disebut aneuploidi. Aneuploidi menyebabkan adanya variasi jumlah kromosom, ada pasangan kromosom yang kekurangan satu kromosom, sehingga hanya tersisa satu kromosom (monosomi), ada pula yang kelebihan satu kromosom, sehingga pasangan kromosom tersebut memiliki tiga kromosom, disebut trisomi, seperti yang dijumpai pada Sindrom Edwards. Selain trisomi, terdapat istilah lain seperti tetrasomi (4) dan pentasomi (5) untuk penambahan jumlah kromosom yang lebih banyak lagi.
Pada beberapa literatur, dituliskan bahwa sindrom ini akan muncul 1 pada setiap 3000 kelahiran, namun terdapat literatur lain yang menyebutkan kemungkinan yang lebih yang kecil lagi, yaitu 1 di setiap 6000 kelahiran dan 1 di setiap 8000 kelahiran. Seperti halnya sindrom Down, sindrom Edwards kerap terjadi seiring dengan usia ibu yang semakin meningkat. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, penderita sindrom Edwards memiliki tambahan kromosom pada pasangan kromosom nomor 18 nya, tambahan kromosom inilah yang menimbulkan masalah bagi penderita. Tambahan jumlah kromosom ini bisa terdapat di keseluruhan sel somatik tubuh, bisa juga hanya terdapat di sebagian sel saja yang disebabkan karena translokasi. Efek dari tambahan kromosom ini sangat bervariasi, tergantung pada riwayat genetik dan kesempatan serta sejauh mana tambahan kromosom ini berperan.
Sel telur dan sel sperma yang sehat, masing-masing memiliki kromosom individu yang berkontribusi memberikan 23 pasang kromosom yang dibutuhkan untuk membentuk sel manusia normal dengan 46 kromosom. Kesalahan numerik dapat timbul pada salah satu dari dua meiosis dan menyebabkan kegagalan kromosom untuk berpisah ke dalam sel anak (nondisjunction). Hal ini menyebabkan kromosom ekstra, membuat jumlah haploid sebanyak 24, bukan 23. Fertilisasi sel telur atau inseminasi oleh sel sperma yang memliki kromosom ekstra, akan menghasilkan trisomi, atau tiga salinan kromosom lebih dari dua. Oleh karena itu, tambahan kromosom biasanya terjadi sebelum konsepsi.
Trisomi 18 terjadi karena nondisjunction/gagal berpisah saat meiosis. Karena nondisjunction, sebuah gamet (sperma atau sel telur) diproduksi dengan kromosom tambahan pada kromosom ke 18, jadi gamet itu memiliki 24 kromosom (normal; 23). Saat gamet itu bergabung dengan gamet normal dari orang tua lain, embrionya memiliki 47 kromosom dengan tiga kromosom pada kromosom nomor 18.

Karena sudah pada tahap kromosom, anomali ini akan diteruskan pada setiap sel yang ada di tubuh penderita. Akibatnya timbul berbagai kelainan dalam perkembangan janin

Cara Mempercepat Kehamilan Secara Alami

Cara Mempepat Kehamilan Secara Alami
Cara Mempepat Kehamilan Secara Alami
Tips  Mempercepat Koneksi Internet Smartfren

Cara Cepat Hamil Secara Alami Kehamilan memang sangat ditunggu-tunggu bagi mereka yang sudah melangsungkankan perkawinan, betapa tidak, salah satu tujuan utama dalam pernikahan itu adalah mendapatkan anak atau keturunan. Namun ada sebagaian pasangan suami isteri yang yang berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda postif kehamilan menghampiri. Padalah pasangan suami istri ini sudah minum obat hamil inilah, makan obat hamil itulah, namun sampai detik ini belum ada tanda-tanda mereka akan dikaruniai oleh Tuhan keturunan atau putra / putrid yang lucu-lucu.
Bagi anda pasanan suami istri yang mengalami ha yang diatas, berkut ini ada beberapa tips agar anda atau istri anda hamil secara alami tentuny, simaklah selengkapnya:

Konsumsi Vitamin

Agar  cepat hamil secara alami, konsumsi vitamin maupun jenis makanan mengandung zat-zat dibutuhkan untuk kesuburan sangatlah penting untuk Anda dan pasangan. Vitamin C, salah satunya, dapat meningkatkan kualitas sperma; Vitamin E dapat meningkatkan kesuburan pria dan wanita. Dan wanita yang mengkonsumsi asam folat memiliki kesempatan hamil yang lebih baik dibanding mereka yang tidak mengkonsumsinya. Asam folat juga berperan penting dalam pembentukan tabung otak sang janin kelak.

Posisi Tepat Saat Berhubungan suami istri

Bagi  pasangan yang sudah mendambakan kehadiran sang buah, posisi konvensional / wanita dibawah adalah posisi yang paling disarankan. Mengingat posisi ini memungkinkan penetrasi yang cukup dalam sehingga rahim dapat menyimpan sperma untuk waktu yang lebih lama. Sebaiknya hindari posisi woman on top, karena memperkecil kemungkinan rahim untuk menyimpan sperma.

Demikianlah Artikel Kesehatan Cara Mempepat Kehamilan Secara Alami. Semoga bermanfaat..

Penyakit Typhus Dan Pengobatannya


Penyakit Typhus Dan PengobatannyaPenyakit typhus dikenal dengan nama thypus abdominallis. Typhus abdominallis merupakan penyakit peradangan pada usus yang disebabkan oleh infeksibakteri. Typhus merupakan salah satu bentuk salmonellosis yakni penyakit yang disebabkan oleh infeksi Salmonella. Inkubasi kuman penyebab typhus dapat terjadi melalui makanan dan minuman yang terinfeksi oleh bakteriSalmonella typhosa. Kuman ini masuk melalui mulut terus ke lambung lalu ke usus halus. Di usus halus, bakteri ini memperbanyak diri lalu dilepaskan kedalam darah, akibatnya terjadi panas tinggi.
Penyakit Typhus Dan Pengobatannya
Penyakit Typhus dan penangannya
Gejala Penyakit Typhus
Gejala Penyakit Typhus biasanya diawali demam lebih dari seminggu. Mulanya seperti orang mau flu. Bedanya, demam tipus umumnya muncul sore dan malam hari. Tidak disertai gejala batuk pilek. Demamnya sukar turun walau minum obat dan disertai nyeri kepala hebat. Perut terasa tidak enak, dan tidak bisa buang air beberapa hari. Pada gejala penyakit typhus yang lebih ringan, sesekali mengalami buang-buang air . Jika diamati, lidah tampak berselaput putih susu, bagian tepinya merah terang. Bibir kering, dan kondisi fisik tampak lemah, serta nyata tampak sakit.
Jika sudah lanjut, mungkin muncul gejala kuning, sebab pada tipus organ hati bisa membengkak seperti gejala hepatitis. Pada tipus limpa juga membengkak. Kuman typhus tertelan lewat makanan atau minuman tercemar. Bisa jadi sumbernya dari pembawa kuman tanpa ia sendiri sakit typhus. Kuman bersarang di usus halus, lalu menggerogoti dinding usus. Usus luka, dan sewaktu-waktu tukak tipus bisa jebol, dan usus jadi bolong. Ini komplikasi tipus yang paling ditakuti.
Komplikasi tipus umumnya muncul pada minggu kedua demam. Yaitu jika mendadak suhu turun dan disangka sakitnya sudah menyembuh, namun denyut nadi meninggi, perut mulas melilit, dan pasien tampak sakit berat. Kondisi begini membutuhkan pertolongan gawat darurat, sebab isi usus yang tumpah ke rongga perut harus secepatnya dibersihkan. Untuk tahu benar kena tipus harus periksa darah. Setelah minggu pertama demam tanda positif tipus baru muncul di darah (Uji Widal). Jika tes Widal negatif padahal pasien menunjukkan gejala tipus, tes perlu diulang sambil menunggu tes Gaal atau biakan kuman. Tanpa tes Widal diagnosis tipus tidak bisa ditegakkan hanya dari pemeriksaan fisik dan melihat gejalanya semata. Penyakit tipus mudah disembuhkan. Jika tak mempan obat konvensional golongan chloramphenicol, kini sudah ada beberapa generasi obat baru.
Cara mengobati Penyakit Typhus
Untuk penderita typhus haruslah dirawat dengan baik agar panas yang tinggi dapat turun dengan cepat. Untuk pertolongan pertama menurunkan panas yaitu dengan kain basah yang dingin / dikompres. Berikanlah makanan yang mengandung banyak cairan dan bergizi seperti : sop, sari buah, dan banyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi. Kalau panasnya masih tinggi berikanlah obat antibiotik atau tumbuh-tumbuhan obat yang mempunyai efek antipiretik.
Pengobatan Penyakit Typhus
Jika kita atau ada keluarga kita yang kena penyakit typhus, segera di bawah kerumah sakit atau balai pengobatan lainnya untu segera didiagnosa dan dirawat ecara intensif oleh dokter. Untuk keakuratan dalam penegakan diagnosa penyakit, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan laboratorium diantaranya pemeriksaan darah tepi, pemeriksaan Widal dan biakan empedu. Penderita dirawat dengan tujuan untuk isolasi, observasi, dan pengobatan. Klien harus tetap berbaring sampai minimal 7 hari bebas demam atau 14 hari untuk mencegah terjadinya komplikasi perdarahan usus atau perforasi usus. Pada klien dengan kesadaran menurun, diperlukan perubahan2 posisi berbaring untuk menghindari komplikasi.
Perawatan dan pengobatan terhadap penderita penyakit demam Tifoid atau types bertujuan menghentikan invasi kuman, memperpendek perjalanan penyakit, mencegah terjadinya komplikasi, serta mencegah agar tak kambuh kembali. Pengobatan penyakit tifus dilakukan dengan jalan mengisolasi penderita dan melakukan desinfeksi pakaian, faeces dan urine untuk mencegah penularan. Pasien harus berbaring di tempat tidur selama tiga hari hingga panas turun, kemudian baru boleh duduk, berdiri dan berjalan. Komplikasi yang sering apabila kita terlambat menangani dan menyepelekan gejala yang timbul karena daya tahan tubuh masing-masing orang tidak sama, dijumpai pada anak penderita penyakit demam tifoid adalah perdarahan usus karena perforasi, infeksi kantong empedu (kolesistitis), dan hepatitis. Gangguan otak (ensefalopati) kadang ditemukan juga pada anak.
Obat Tradsional Penyakit Typhus
Berikut adalah formula tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk membantu pengobatan penyakit typhus yaitu :
  • 30 gram patikan kebo segar + 30 gram pegagan segar, dicuci bersih dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc air, kemudian airnya diminum 2-3 kali sehari.
  • 10-15 gram sambiloto direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc air, tambahkan madu secukupnya, kemudian airnya diminum 2 kali sehari.
  • 75 gram jali (direndam dahulu hingga lembut) + 75 gram kacang ijo, dan gula merah secukupnya, direbus dengan air secukupnya hingga lembut menjadi bubur, kemudian dimakan.
  • 100 gram umbi bidara upas segar + 20 gram kunyit, dicuci bersih lalu diblender dengan menambahkan 100 cc air hangat, atau diparut dan diperas airnya, lalu diminum.
  • 30 gram sambiloto segar direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, airnya disaring + 1 sendok makan madu, diminum hangat-hangat. Lakukan sehari 2 kali.
  • Konsumsi 75 gram jali (direndam dahulu hingga lembut) + 75 gram kacang hijau (direndam dahulu hingga lembut) + gula merah secukupnya, direbus dengan air secukupnya hingga matang lalu dimakan.
Demikianlah artikel kesehatan mengenai penyakit typhus dan pengobatannya, semoga artikel kesehatan ini tentunya dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua

Makalah Biologi Mutasi Pada Makhluk Hidup


Kelainan Mutasi Pada Manusia


1. sindrom srigala

Makalah Biologi Mutasi Pada Makhluk Hidup
Sindrom Srigala
    Sebuah kejadian langka yang hanya terjadi pada 1 banding 1 milyar manusia, dialami oleh 3 orang bersaudara yang tinggal di Pune, India Tengah ini.Wajah mereka hampir seluruhnya ditumbuhi oleh rambut, serta bentuk wajahnya mirip dengan srigala. Kondisi ini dikenal sebagai Werewolf  Syndrom, atau sindrom srigala.
Savita, 23, Monisha, 18, dan 16-tahun Savitri Sangli, mewarisi gangguanhipertrikosis universalisdari ayah mereka.Sementara 2 orang saudari mereka lagi, tidak mengalami kelainan tersebut.Walaupun demikian, ke 3 saudari ini masih berharap suatu hari nanti mereka bisa melakukan pengobatan dengan laser yang dikatakan bisa mengurangi rambut yang tumbuh secara berlebihan di wajah mereka.Mereka pun masih berharap bisa menjalani kehidupan normal seperti wanita lainnya, yaitu menikah, dan punya anak.
Hipertrikosis universalis adalah mutasi genetik, di mana sel-sel yang biasanya mematikan pertumbuhan rambut di daerah yang tidak biasa, seperti kelopak mata dan dahi, tidak bekerja dengan baik.Setiap hari, mereka harus mengoleskan sebuah krim khusus yang bisa memperlambat pertumbuhan rambut di wajah mereka. Pengobatan dengan sinar laser untuk menghentikan pertumbuhan rambut di wajah memakan biaya sekitar 350.000 rupee atau sekitar Rp.63 juta per orang. Yang sangat memberatkan keluarga sederhana mereka.
Ibu mereka, Anita, 40, berkata bahwa ayah para gadis itu, yang telah meninggal tahun 2007, juga menderita sindrom tersebut. Mereka menikah dalam sebuah perjodoahan, dimana Anita tidak mengetahui bahwa suaminya itu ternyata menderita penyakit aneh.
“Saya dipaksa menikah saat usia 12 tahun dengan ayah mereka, jika saya tidak mau, maka saya akan dibunuh,” terang Anita, seperti dirilis Dailymail (08/02/12).
Kini, 3 anak perempuannya itu harus berjuang menyembuhkan diri, dibawah cemoohan banyak orang yang selalu mengejek keadaan tubuh mereka.

2. Tree Man

Makalah Biologi Mutasi Pada Makhluk Hidup
Tree Man
Orang ini tangan dan kaki yang terlihat seperti cabang-cabang pohon berkerut.Selama 20 tahun, ia telah hidup seperti ini. terdapat banyak kutil di seluruh tubuhnya yang terlihat seperti lumut yang terbentuk di pohon-pohon di hutan.pertumbuhan di tubuhnya membuat lebih dari dua belas pound dari berat badan dan ia hanya berat 100 pound. Hal ini diyakini bahwa cacat ini disebabkan oleh virus HPV. Ada dua jenis HPV. Yang pertama dapat menyebabkan kanker serviks dan yang lain dapat menyebabkan kutil di kulit. Kutil mulai muncul setelah ia mendapat luka di kulit saat remaja. sejak itu dia mendapat Infeksi kulit dan memiliki virus yang tinggal di kulitnya. Dia memiliki sistem kekebalan yang lemah dan virus telah mengambil alih.

3. Elephantiasis

Mutasi ini akan membuat kulit dan jaringan yang dasar membengkak dan menebal. Hal ini paling sering terlihat di kaki, skrotum atau payudara. Hal ini umumnya disebabkan oleh parasit dilepaskan ke dalam aliran darah oleh gigitan nyamuk. Tingkat Keparahan tergantung pada sistem kekebalan tubuh seseorang dan kemampuan untuk melawan penyakit. Hal ini umumnya ditemukan di Afrika.Ada pengobatan untuk penyakit ini.







Kelainan Mutasi Pada Hewan

1.       Belgia Blue

Belgia Blue adalah jenis sapi potong dari Belgia. Belgia Blue adalah suatu keajaiban ternak sapi raksasa. Mereka memiliki ukuran otot dan massa yang besar yang mana ini adalah mutasi gen alami, sebuah protein yang mengatur pertumbuhan otot.Ternak ini disebut dalam bahasa Prancis sebagai Ras de la Moyenne et Haute Belgique, atau, lebih umum, Blanc Bleu Belge .Nama alternatif untuk berkembang biak ini termasuk Belgia Biru-Putih, Belgia White and Blue Pied, Belgia Putih Biru.Blue Belgia itu terpahat, berotot penampilan dikenal sebagai "double-muscling".. Fenotip ganda-muscling adalah suatu kondisi diwariskan yang mengakibatkan peningkatan jumlah serat otot (hiperplasia) daripada pembesaran normal serat otot individu (hipertrofi).Ini sifat tertentu yang juga terdapat pada  ternak dikenal sebagai Piedmontese . Kedua keturunan memiliki kemampuan yang cepat untuk mengubah pakan menjadi otot, yang menyebabkan daging tersebut memiliki sedikit kandungan lemak. Blue Belgia ini biasanya warna biru abu-abu,rambut berbintik-bintik, namun warnanya dapat bervariasi dari putih ke hitam.

Untuk Makalah dengan File Lengkap, Silahkan Download
disini

Peranan dan contoh Virus dalam Kehidupan

  1. 1. Peranan Virus dalam Kehidupan

Beberapa virus ada yang dapat dimanfaatkan dalam rekombinasi genetika. Melalui terapi gen, gen jahat (penyebab infeksi) yang terdapat dalam virus diubah menjadi gen baik (penyembuh). Baru-baru ini David Sanders, seorang profesor ­biologi pada Purdue's School of Science telah menemukan cara pemanfaatan virus dalam dunia kesehatan. Dalam temuannva yang dipublikasikan dalam Jurnal Virology, Edisi 15 Desember ­2002, David Sanders berhasil menjinakkan cangkang luar virus Ebola sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pembawa gen kepada sel yang sakit (paru-paru). Meskipun demikian, kebanyakan virus bersifat merugikan terhadap kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan.
Virus sangat dikenal sebagai penyebab penyakit infeksi pada manusia, hewan, dan tumbuhan. Sejauh ini tidak ada makhluk hidup yang tahan terhadap virus. Tiap virus secara khusus menyerang sel-sel tertentu dari inangnya. Virus yang menyebabkan selesma menyerang saluran pernapasan, virus campak menginfeksi kulit, virus hepatitis menginfeksi hati, dan virus rabies menyerang sel-sel saraf. Begitu juga yang terjadi pada penyakit AIDS (acquired immune deficiency syndrome), yaitu suatu penyakit yang mengakibatkan menurunnya daya tahan tubuh penderita penyakit tersebut disebabkan oleh virus HIV yang secara khusus menyerang sel darah putih. Tabel berikut ini memuat beberapa macam penyakit yang disebabkan oleh virus.
Selain manusia, virus juga menyebabkan kesengsaraan bagi hewan dan tumbuhan. Tidak sedikit pula kerugian yang diderita peternak atau petani akibat ternaknya yang sakit atau hasil panennya yang berkurang.
  • Penyakit hewan akibat virus

Penyakit tetelo, yakni jenis penyakit yang menyerang bangsa unggas, terutama ayam. Penyebabnya adalah new castle disease virus (NCDV). Penyakit kuku dan mulut, yakni jenis penyakit yang menyerang ternak sapi dan kerbau. Penyakit kanker pada ayam oleh rous sarcoma virus (RSV). Penyakit rabies, yakni jenis penyakit yang menyerang anjing, kucing, dan monyet. Penyebabnya adalah virus rabies.
  • Penyakit tumbuhan akibat virus

Penyakit mosaik, yakni jenis penyakit yang menyerang tanaman tembakau. Penyebabnya adalah tobacco mosaic virus (TMV) Penyakit tungro, yakni jenis penyakit yang menyerang tanaman padi. Penyebabnya adalah virus Tungro. Penyakit degenerasi pembuluh tapis pada jeruk. Penyebabnya adalah virus citrus vein phloem degeneration (CVPD).
  • Penyakit manusia akibat virus

Contoh paling umum dari penyakit yang disebabkan oleh virus adalah pilek (yang bisa saja disebabkan oleh satu atau beberapa virus sekaligus), cacar, AIDS (yang disebabkan virus HIV), dan demam herpes (yang disebabkan virus herpes simpleks). Kanker leher rahim juga diduga disebabkan sebagian oleh papilomavirus (yang menyebabkan papiloma, atau kutil), yang memperlihatkan contoh kasus pada manusia yang memperlihatkan hubungan antara kanker dan agen-agen infektan. Juga ada beberapa kontroversi mengenai apakah virus borna, yang sebelumnya diduga sebagai penyebab penyakit saraf pada kuda, juga bertanggung jawab kepada penyakit psikiatris pada manusia.
Potensi virus untuk menyebabkan wabah pada manusia menimbulkan kekhawatiran penggunaan virus sebagai senjata biologis. Kecurigaan meningkat seiring dengan ditemukannya cara penciptaan varian virus baru di laboratorium.
Kekhawatiran juga terjadi terhadap penyebaran kembali virus sejenis cacar, yang telah menyebabkan wabah terbesar dalam sejarah manusia, dan mampu menyebabkan kepunahan suatu bangsa. Beberapa suku bangsa Indian telah punah akibat wabah, terutama penyakit cacar, yang dibawa oleh kolonis Eropa. Meskipun sebenarnya diragukan dalam jumlah pastinya, diyakini kematian telah terjadi dalam jumlah besar. Penyakit ini secara tidak langsung telah membantu dominasi bangsa Eropa di dunia baru Amerika.
Salah satu virus yang dianggap paling berbahaya adalah filovirus. Grup Filovirus terdiri atas Marburg, pertama kali ditemukan tahun 1967 di Marburg, Jerman, dan ebola. Filovirus adalah virus berbentuk panjang seperti cacing, yang dalam jumlah besar tampak seperti sepiring mi. Pada April 2005, virus Marburg menarik perhatian pers dengan terjadinya penyebaran di Angola. Sejak Oktober 2004 hingga 2005, kejadian ini menjadi epidemi terburuk di dalam kehidupan manusia.

2. Contoh Virus dalam Kehidupan

  • HIV (Human Immunodeficiency Virus)

Termasuk salah satu retrovirus yang secara khusus menyerang sel darah putih (sel T). Retrovirus adalah virus ARN hewan yang mempunyai tahap ADN. Virus tersebut mempunyai suatu enzim, yaitu enzim transkriptase balik yang mengubah rantai tunggal ARN (sebagai cetakan) menjadi rantai ganda kopian ADN (cADN). Selanjutnya, cADN bergabung dengan ADN inang mengikuti replikasi ADN inang. Pada saat ADN inang mengalami replikasi, secara langsung ADN virus ikut mengalami replikasi.
  • Virus herpes

Virus herpes merupakan virus ADN dengan rantai ganda yang kemudian disalin menjadi mARN.
  • Virus influenza

Siklus replikasi virus influenza hampir sama dengan siklus replikasi virus herpes. Hanya saja, pada virus influenza materi genetiknya berupa rantai tunggal ARN yang kemudian mengalami replikasi menjadi mARN.
  • Paramyxovirus

Paramyxovirus adalah semacam virus ARN yang selanjutnya mengalami replikasi menjadi mARN. Paramyxovirus merupakan penyebab penyakit campak dan gondong.
Sumber : Wikipedia

Metodologi penelitian

Metodologi penelitian


Nama   : Stevanny Manurung
NIM    : 091000076
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Sumatera Utara

Penelitian ini dilakukan dengan cara studi kasus. Metode penelitian ini akan diuraikan lebih detail pada sub bab berikutnya.  Dalam bab ini juga akan diuraikanmengenai jenis dan lokasi penelitian, pengumpulan data, sumber data yang dikumpulkan, proses pengolahan data serta analisis data.

Definisi Konsep
Definisi konsep berisi uraian singkat mengenai pengertian khusus mengenai variable-variabel yang akan diteliti. Dalam penelitian ini terdapat dua variable, yitu kecelakaan kerja dan keselamatan & kesehatan kerja (K3).
            Pengertian dari variable-variabel tersebut akan dijelaskan berikut ini :
  1. Kecelakaan kerja adalah suatu kejadian nyata yang tidak direncanakan atau diharapkan oleh korban pada saat pekerjaan berlangsung (Ridley, 1986).
  2. Keselamatan dan kesehatan kerja adalah suatu kondisi kerja yang terbebas dari ancaman bahaya yang mengganggu proses aktivitas dan mengakibatkan cedera, penyakit, kerusakan harta benda, serta gangguan lingkungan (Kamus Besar Bahasa Indonesia).

Definisi Operasional
            Definisi operasional meliputi :
  • Klasifikasi Kecelakaan Kerja : (ILO)
A.    Menurut tipe kecelakaan
1.      Orang jatuh
2.      Terpukul benda jatuh (tertimpa)
3.      Tersentuh atau terpukul benda yang tidak bergerak (membentur)
4.      Terjepit diantara 2 benda
5.      Gerakan yang dipaksakan
6.      Terkena suhu yang ekstrim
7.      Tersengat arus listrik
8.      Terkena bahan-bahan berbahaya atau radiasi
9.      Terbentur
10.  Terperangkap
11.  Terbakar
12.  Menginjak benda tajam
B.     Menurut benda
1.   Mesin
v  Penggerak utama
v  Gigi transmisi mesin
v  Mesin pemotong
v  Mesin pembengkok
2. Alat pengangkat dan sarana angkutan
v  Mesin dan perlengkapan pengangkat
v  Alat pengangkat
3. Perlengkapan lainnya
v  Peralatan listrik
v  Alat-alat listrik tangan
v  Alat-alat, perkakas, perlengkapan listrik
v  Tangga
v  Perancah
4. Material, bahan dan radiasi
v  Serbuk, gas, cairan dan kimia
v  Pecahan terpelanting
v  Radiasi
5. Lingkungan kerja
v  Di luar gedung
v  Di dalam gedung
v  Di bawah tanah
6. Lain-lain
v  Hewan
v  Virus
C.     Menurut jenis luka-luka
1.      Fraktur/retak
2.      Dislokasi
3.      Terkilir
4.      Gegar otak dan luka di dalam lainnya
5.      Amputasi
6.      Akibat arus listrik
7.      Luka-luka ringan
8.      Memar dan remuk
9.      Terbakar
10.  Keracunan akut
11.  Pengaruh cuaca
12.  Sesak napas
13.  Akibat radiasi
D.    Menurut lokasi luka
1.      Kepala
2.      Leher
3.      Badan
4.      Tangan
5.      Tungkai
6.      Lain-lain

  • Penyebab kecelakaan kerja : (Bennett N.B. Silalahi dan Rumondang B. Silalahi, 1995).
A.    Perbuatan berbahaya
1.      Kegiatan dengan kecepatan berbahaya
2.      Tidak memanfaatkan perlengkapan K3
3.      Salah penggunaan perlengkapan atau tidak tepat
4.      Pemuatan, penempatan, pencampuran, penyatuan yang tidak selamat
5.      Psikologi pekerja
6.      Mengambil kedudukan atau sikap yang tidak selamat
7.      Bekerja pada peralatan yang bergerak atau yang perlengkapannya berbahaya
8.      Mengganggu, mengejek, menyalahgunakan dan mengejutkan
9.      Menggunakan peralatan yang rusak atau cacat
10.  Mengacuhkan prosedur
B.     Keadaan berbahaya
1.      Perlindungan yang kurang memadai
2.      Tanpa pelindung
3.      Keadaan yang rusak misalnya : kasar, tajam, licin, ambruk, berkarat, longgar, bengkok
4.      Rancangan atau konstruksi yang tidak selamat
5.      Penyusunan, penimbunan, penyimpangan, gang, pintu, keluar, tata ruang, rancangan, muatan yang berlebihan, penjajaran yang berbahaya.
6.      Penerangan yang kurang
7.      Peredaran udara yang tidak sehat
8.      Pakaian atau perlengkapan yang kurang selamat
9.      Sarana yang kurang memadai
10.  Keadaan lingkungan sekitar yang berbahaya
11.  Masyarakat sekitar yang mengganggu

  • Dampak kecelakaan kerja
A.    Cedera fatal
v  Meninggal
B.     Cedera (major injury)
v  Patah tulang
v  Amputasi
v  Kehilangan penglihatan
v  Cedera lainnya yang mengakibatkan orang tersebut dirawat di rumah sakit lebih dari 24 jam
C.     Penyakit
v  Mata
v  Kepala
v  Otak dan sistem saraf
v  Telinga
v  Hidung dan tenggorokan
v  Dada dan paru-paru
v  Otot dan punggung
v  Hati
v  Ginjal dan kantong kemih
v  Sistem reproduksi
v  Kulit
  • Teknik pencegahan
A.    Aspek manusia
1.      Pengertian
2.      Teladan kerja
3.      Dasar keselamatan kerja
4.      Pelaksanaan kerja
5.      Tanggung jawab
6.      Keinsafan
7.      Pengamatan lingkungan
B.     Aspek peralatan
1. Perawatan dan perlindungan

Kesimpulan
Faktor terjadinya kecelakaan kerja adalah penyebab dari tindakan dan kondisi yang tidak aman sehingga dapat terjadi kesalahan-kesalahan yang fatal yang dapat mengakibatkan kematian.

 
SEKARANG TAHU
Blogger Desain by Medan Jasa | Powered by Blogger.com